Gorila Pertama Lahir di Penangkaran

















Pada tanggal 22 Desember 1956, seekor bayi gorila bernama Colo memasuki dunia di Kebun Binatang Columbus di Ohio , menjadi gorila pertama yang lahir di penangkaran. Dengan berat sekitar 4 pon, Colo, gorila dataran rendah barat yang namanya merupakan kombinasi dari Columbus dan Ohio, adalah putri dari Millie dan Mac, dua gorila yang ditangkap di Kamerun Prancis, Afrika, yang dibawa ke Kebun Binatang Columbus pada tahun 1951. Sebelum Colo lahir, gorila yang ditemukan di kebun binatang ditangkap di alam liar, seringkali dengan cara yang brutal. Untuk menangkap seekor gorila ketika masih muda dan karena itu masih cukup kecil untuk ditangani, para pemburu seringkali harus membunuh orang tua gorila dan anggota keluarga lainnya.

Gorila adalah hewan yang damai dan cerdas, asli Afrika, yang hidup dalam kelompok kecil yang dipimpin oleh satu jantan dewasa, yang dikenal sebagai silverback. Ada tiga subspesies gorila: dataran rendah barat, dataran rendah timur, dan pegunungan. Subspesiesnya serupa dan mayoritas gorila di penangkaran adalah dataran rendah barat. Gorila adalah vegetarian yang satu-satunya musuh alaminya adalah manusia yang memburu mereka. Rata-rata, seekor gorila hidup hingga 35 tahun di alam liar dan 50 tahun di penangkaran.

Pada saat Colo lahir, gorila penangkaran sering tidak pernah belajar keterampilan mengasuh dari orang tua mereka sendiri di alam liar, sehingga Kebun Binatang Columbus membangun pembibitan untuknya dan dia dipelihara oleh penjaga kebun binatang. Bertahun-tahun sejak kedatangan Colo, penjaga kebun binatang telah mengembangkan habitat yang mensimulasikan lingkungan alami gorila dan banyak gorila yang lahir di penangkaran kini dibesarkan oleh induknya. Dalam situasi di mana ini tidak berhasil, kebun binatang telah membuat program ibu pengganti, di mana bayi dirawat sebentar oleh manusia dan kemudian diserahkan kepada gorila lain untuk dibesarkan.

Colo, yang membangkitkan minat publik yang sangat besar, kemudian menjadi ibu, nenek, dan pada tahun 1996, menjadi nenek buyut Timu, bayi gorila pertama yang masih hidup yang dikandung melalui inseminasi buatan. Timu melahirkan bayi pertamanya pada tahun 2003.

Saat ini, ada sekitar 750 gorila di penangkaran di seluruh dunia dan diperkirakan 100.000 gorila dataran rendah (dan jauh lebih sedikit gorila gunung) yang tersisa di alam liar. Sebagian besar kebun binatang aktif dalam program penangkaran dan setuju untuk tidak membeli gorila yang lahir di alam liar.

Colo hidup dua dekade lebih panjang dibanding perkiraan banyak orang. Setelah menjalani kehidupan yang luar biasa, Colo, Gorila tertua di dunia itu meninggal dunia. Ia meninggal dengan tenang di kandangnya. Pada tahun 2017 di usia 60 tahun.

Kelahiran gorila Colo menjadi berita utama di seluruh dunia waktu itu. Bagaimana tidak, sebab di masa itu belum banyak diketahui cara melakukan konservasi gorila dataran rendah yang terancam punah.

Sumber: HYSTORY 
Editor: YBK

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelukis Belanda ini Memotong Telinganya

Seorang Aktor dan Produser Film asal Amerika Serikat ini Ingin Sumbang Jantung ke Saudaranya